Penyebrangan ini menjadi urat nadi utama bagi warga, khususnya para penambang. Setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga malam hari, jasa penyeberangan terus beroperasi melayani warga yang hendak beraktivitas.
Dengan tarif terjangkau *Rp15.000 untuk 1 orang beserta sepeda motor*, warga tidak terbebani. Mayoritas warga di Sungai Asam menggantungkan hidup dari pertambangan rakyat menggunakan mesin 2 PK Mercury.
“Kekompakan warga Sungai Asam dan Sungai Ayak sangat tinggi. Kami saling berbagi rezeki hasil tambang,” ujar salah seorang warga.
Meskipun sudah tersedia layanan feri, penyeberangan ini tetap menjadi pilihan utama para penambang karena aksesnya cepat dan tidak menghambat aktivitas.
Hamki

