SAJAD – Sejumlah warga Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, khususnya yang berprofesi sebagai sopir, mengeluhkan kondisi Jalan Sebambang–Senujuh, Desa Mekarjaya (Mensemat–Bantilan) yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah, (1/9/2026).
Kondisi badan jalan yang masih berupa tanah diperparah dengan lumpur tebal dan genangan air, terutama saat hujan. Situasi tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Para sopir dan warga yang setiap hari menggunakan jalur tersebut berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur tersebut.
Menurut warga, jalan Sebambang–Senujuh merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga serta kegiatan perekonomian lokal. “Jalan ini sangat menyulitkan untuk dilewati, terutama ketika kondisi berlumpur dan tergenang. Kami berharap pemerintah segera turun melihat langsung kondisinya,” keluh salah seorang warga yang berprofesi sebagai sopir.

Warga meminta pemerintah daerah tidak hanya meninjau lokasi, tetapi juga mempertimbangkan langkah penanganan dan perbaikan jalan agar akses masyarakat dapat kembali aman dan lancar.
Masyarakat berharap adanya perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut, mengingat infrastruktur yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Sajad.
Editor/Penulis: Sunardi

