
Sintang – Akses utama warga di Dedai Kanan, Kec. Dedai, Kab. Sintang, Kalimantan Barat_ kini dalam kondisi memprihatinkan. Sebuah jembatan kayu yang menjadi satu-satunya penghubung keluar-masuk desa dilaporkan rusak parah dan berlubang besar.
Kondisi tersebut terekam pada _Senin, 19 Mei 2026 pukul 09:44 WIB_. Dari dokumentasi foto dan video, terlihat papan jembatan banyak yang patah, lepas, dan bergeser ke tengah. Sebagian bagian jembatan bahkan sudah tidak memiliki alas, sehingga menyisakan lubang besar yang membahayakan pengguna jalan.
“_Jembatan ini satu-satunya jalan kami ke luar dan ke dalam. Mau tidak mau harus lewat sini, padahal sangat berbahaya_,” ujar seorang warga yang ditemui di lokasi.
Saat pulang, saya juga sempat bertemu warga bernama _Bang Jerman_—begitu beliau biasa dipanggil di kampung. Saat saya tanya, beliau menjawab singkat: “_Ini jalan pemerintah daerah Sintang_.”
Kondisi jembatan yang sudah hancur lebur ini membuat warga khawatir, terutama saat membawa anak kecil, hasil kebun, atau melintas saat hujan karena jalan menuju jembatan licin dan berlumpur.
Hingga saat ini belum ada jalur alternatif lain yang bisa digunakan. Warga berharap pemerintah desa dan Dinas PUPR Kabupaten Sintang segera menindaklanjuti laporan ini, setidaknya dengan perbaikan darurat agar tidak terjadi kecelakaan.
HAMKI
̶
