SINTANG, KALBAR – Kondisi infrastruktur jembatan di wilayah _Kapuas Kiri Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang_ kembali menjadi sorotan. Pantauan langsung di lapangan pada _Jumat, 03 Juli 2026 pukul 11.42 WIB_ menunjukkan kerusakan parah yang sangat membahayakan pengguna jalan.
Berdasarkan dokumentasi di lokasi, kerusakan tidak hanya terjadi di badan jembatan. *Akses masuk jembatan dari sisi depan dan belakang sudah benar-benar putus.* Aspal di kedua ujung jembatan ambles dan terkelupas habis. *Lebih parah lagi, permukaan badan jembatan berada jauh di bawah permukaan jalan aspal.* Ada selisih ketinggian yang curam dan tiba-tiba, sehingga pengendara seolah “jatuh” saat masuk ke jembatan.
Di bagian tengah, kondisi lebih mengerikan. *Aspal di lantai jembatan sudah tidak ada sama sekali.* Yang tersisa hanya struktur besi lantai jembatan yang sudah terbuka lebar dan berkarat. Pagar besi pengaman di sisi kanan-kiri jembatan juga tampak bengkok, patah, dan tidak lagi layak berfungsi.
*Jembatan ini sendiri tergolong lumayan panjang*, sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi jika pengendara kehilangan kendali saat turun dari aspal ke besi yang licin. Ditambah semak belukar di sisi kiri dan kanan badan jembatan yang tumbuh rimbun hingga hampir menutupi akses dan mengurangi jarak pandang.
“Ini sangat berbahaya. Apalagi kalau malam atau hujan. Depan-belakangnya putus, turunnya curam, tengahnya besi doang tanpa pagar. Pengguna jalan bisa langsung terjatuh ke bawah karena pandangan ketutup semak,” ujar salah satu warga yang melintas.
Jembatan tersebut merupakan salah satu jalur vital bagi aktivitas warga menuju pusat kota Sintang. Kerusakan total ditambah perbedaan ketinggian ekstrem ini tidak hanya menghambat mobilitas roda dua maupun roda empat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda perbaikan atau pemasangan rambu peringatan dari instansi terkait. Warga mendesak _Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang_ segera turun tangan, memasang pembatas darurat dan rambu “Jalan Putus/Jembatan Amblas” sebelum terjadi korban jiwa.
*Lokasi*: Kapuas Kiri Hulu, Kec. Sintang, Kab. Sintang, Kalbar 78616
*Waktu Dokumentasi*: Jumat, 03/07/2026, 11:42 WIB
HAMKI

