Jebakan Maut di Jembatan Umum Sematu, Besi Tambalan Menyembul & Retak Memanjang Ancam Nyawa Pengguna Jalan Sintang-Melawi

 

SINTANG, KALIMANTAN BARAT Kondisi Jembatan Umum Sematu yang terletak di STA 409+000 ruas jalan provinsi Sintang-Melawi, tepatnya di Dusun Binjai Hulu, Desa Bonet Engkabang, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, kini masuk kategori gawat darurat.

 

Berdasarkan pemantauan lapangan pada Minggu, 21/06/2026 pukul 13:12 WIB, ditemukan kerusakan struktural serius di lantai jembatan bentang 12 meter tersebut. _Kondisi retak memanjang ini sudah terjadi cukup lama dan dibiarkan tanpa penanganan._ Beberapa titik mengalami retak memanjang dengan lebar signifikan. Lebih berbahaya, besi bekas penambal lama menyembul ke permukaan jalan, bersamaan dengan tereksposnya tulangan utama jembatan akibat selimut beton yang telah hancur. *Garis cat kuning pembatas lajur pun tinggal sedikit lagi yang kelihatan, membuat pengendara semakin sulit memperkirakan posisi saat melintas, apalagi malam hari atau saat hujan.*

 

_”Ini jebakan maut, terutama saat malam atau hujan. Besi yang nongol bisa merobek ban motor, mobil bisa oleng. Kalau dibiarkan, bukan tidak mungkin jembatan ambruk saat dilintasi truk,”_ ujar seorang warga yang melintas dan mendokumentasikan kondisi jembatan.

 

_Pembiaran kerusakan dalam waktu lama membuat kondisi jembatan semakin parah._ Kerusakan ini sangat membahayakan seluruh pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan tunggal, kondisi tulangan yang terekspos juga mengindikasikan kekuatan struktur jembatan sudah jauh menurun.

 

Jembatan Sematu merupakan akses vital penghubung Kabupaten Sintang dan Melawi yang dilalui ribuan kendaraan per hari. Masyarakat dan pengguna jalan mendesak UPT PJJ Wilayah III Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat untuk segera melakukan asesmen teknis dan penanganan darurat sebelum jatuh korban jiwa. _Jangan tunggu viral karena ada korban.

Hamki.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *