Sekadau, Kalimantan Barat– Kondisi Jalan Kabupaten di Desa Rawak Hilir, Kecamatan Sekadau Hulu memprihatinkan. Badan jalan rusak berat di banyak titik dengan lobang dalam akibat aspal terkelupas dan kubangan lumpur tebal yang menyerupai bubur.
Jalan tersebut merupakan jalur vital penghubung tiga wilayah. Ke arah hulu menuju Nanga Taman dan Nanga Mahap, sedangkan ke hilir menuju Kota Sekadau sebagai pusat pemerintahan. Setiap hari dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.
Warga menggunakan jalan ini untuk aktivitas harian, berjualan keliling, dan akses pendidikan. Jalur ini juga menjadi urat nadi ekonomi untuk pengangkutan tandan buah segar kelapa sawit dari Rawak, Nanga Taman, dan Nanga Mahap. Truk perusahaan dan petani ikut terdampak.
“Kalau hujan sedikit saja langsung jadi kolam. Motor sering terperosok, mobil sawit kejeblos. Biaya jadi bengkak,” kata salah satu warga Rawak Hilir, Sabtu 13 Juni 2026.
Kerusakan terjadi merata di sepanjang ruas Rawak. Warga khawatir kondisi ini akan melumpuhkan distribusi hasil bumi dan menghambat pelayanan dasar jika tidak segera ditangani.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap Dinas PUPR Kabupaten Sekadau segera melakukan survei dan perbaikan permanen. Dokumentasi foto dengan Timemark pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 09:30 menunjukkan salah satu titik dengan genangan air dalam dan lumpur tebal.
Tim INFOCYBERNUSANTARA
Hamki.

