_Infocybernusantara – Sintang, Kalimantan Barat_
_Setetes Demi Setetes: Kisah Air di Musim Kemarau_
_Lumpur dan Harapan di Dasar Sumur_
_SINTANG_ – Diperkirakan sudah lebih dari satu bulan wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat diguyur kemarau panjang. Akibatnya, krisis air bersih mulai dirasakan warga di pelosok desa.
Di *Dusun Tapang Maniri*, Desa Serang Setambang, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, warga kompak bergotong royong menguras sumur umum sedalam ±6 meter. Sumur tersebut kini menjadi tumpuan utama warga karena sumber air lain sudah mulai mengering.
Dalam dokumentasi terlihat warga bekerja tanpa kenal lelah. Seorang warga turun ke dasar sumur untuk mengeruk lumpur, sementara warga lain di atas menarik ember menggunakan katrol. Tanah di sekitar sumur becek, namun semangat kebersamaan tetap terjaga.
“Sumur ini satu-satunya yang masih bisa kita andalkan. Kalau tidak dikuras sekarang, khawatir nanti airnya habis sama sekali,” ungkap salah satu warga.
Sesuai plang yang terpasang, sumur ini adalah _Sumur Umum Serang Setambang_. Saat musim hujan debit air masih normal. Tapi begitu kemarau datang, warga harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air bersih demi kebutuhan MCK sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi cerminan nyata perjuangan masyarakat desa dalam menghadapi dampak kemarau. Lumpur yang dikeruk hari ini, adalah harapan agar keran kehidupan tetap mengalir untuk esok.
_Kontak Media:_
Infocybernusantara
Editor: Hamki.
Diproses Oleh: Meta AI.

