Infocybernusantara.my.id, SAMBAS – Menyusul viralnya isu kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite dalam sepekan terakhir di Kabupaten Sambas, Bupati Sambas Satono turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU pada Jumat pagi.
Kegiatan tersebut dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah dan turut didampingi Kapolres Sambas Wahyu Jati Wibowo serta Dandim 1208/Sambas Dwiyanto Kusumo.
Sidak ini bertujuan untuk memastikan secara langsung ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU wilayah Kabupaten Sambas, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. memastikan bahwa stok BBM subsidi jenis Pertalite di Kabupaten Sambas masih dalam kondisi aman.
“Dari hasil pengecekan langsung di lapangan, stok BBM subsidi jenis Pertalite di sekitar 15 titik SPBU di Kabupaten Sambas menjelang Lebaran dipastikan aman dan distribusi masih berjalan normal,” ujar Satono.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu kelangkaan BBM yang beredar di tengah masyarakat maupun di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dengan isu yang beredar. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan agar distribusi BBM tetap lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H. juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena hal tersebut dapat memicu antrean panjang di SPBU.
Selain itu, pihak kepolisian juga menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan adanya oknum yang melakukan penimbunan BBM subsidi maupun menjual BBM subsidi jenis Pertalite dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Apabila ditemukan adanya pihak yang sengaja menimbun BBM subsidi atau menjual dengan harga tidak sesuai ketentuan, maka akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.
Di kesempatan yang sama, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf. Dwiyanto Kusumo, M.A.P. menyampaikan bahwa pihak TNI siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan kepolisian untuk mengawasi distribusi BBM di lapangan.
“Kami siap mendukung upaya pengawasan di lapangan agar distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan sidak ini, pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri berharap masyarakat Kabupaten Sambas tidak lagi khawatir terhadap isu kelangkaan BBM, karena ketersediaan stok Pertalite dipastikan aman menjelang perayaan Idul Fitri.

